(https://i0.wp.com/bizfishingame.biz/wp-content/uploads/2018/05/information-system1.jpg?fit=1900%2C800)
A. DEFINISI
Definisi Sistem
Apa itu sistem?
Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen
yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Ada banyak
pendapat tentang pengertian dan definisi sistem yang dijelaskan oleh beberapa
ahli. Berikut pengertian dan definisi sistem menurut beberapa ahli:
§
ogianto (2005:2), Sistem adalah
kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan
tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang
nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
§
Indrajit (2001:2), Sistem adalah
kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara
satu dengan lainnya.
§
Lani Sidharta (1995:9), Sistem
adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama
mencapai tujuan-tujuan yang sama.
§
Murdick, R. G (1991:27), Sistem
adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau
bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama
dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk
menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.
§
Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah
kumpulan dari elemen-elemen yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan
suatu sasaran.
( http://jagatsisteminformasi.blogspot.com/2013/05/pengertian-dan-definisi-sistem.html )
(https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem)
(http://blogpengertian.com/pengertian-sistem-menurut-para-ahli/)
(https://www.zonareferensi.com/pengertian-sistem/)
Definisi Informasi
Dalam
KBBI Informasi /in•for•ma•si/ Berarti,
1.
penerangan,
2.
pemberitahuan; kabar atau berita tentang
sesuatu.
Dari
wikipedia, Informasi merupakan pesan atau kumpulan pesan (ekspresi atau ucapan)
yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang ditafsirkan dari
pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan, hal ini
merupakan tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang.
Informasi
bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran,
pengalaman, atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung
pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti,
pengetahuan, Persepsi, kebenaran, representasi, negentropy, Stimulus,
komunikasi, , dan rangsangan mental.
Pengertian Informasi Menurut Para Ahli
1.
Abdul Kadir (2002: 31); McFadden dkk
(1999) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian
rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data
tersebut.
2.
Azhar Susanto (2004:46) dalam
bukunya Sistem Informasi Akuntansi, menyatakan bahwa informasi adalah hasil
pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat.
3.
Burch dan Strater menyatakan bahwa
informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data untuk memberikan pengetahuan
atau keterangan.
4.
George R. Terry berpendapat bahwa
informasi adalah data yang penting yang memberikan pengetahuan yang berguna.
5.
Jogianto (2004:8) dalam bukunya yang
berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi, berpendapat bahwa informasi
adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang
menerimanya.
(
http://www.definisi-pengertian.com/2015/03/definisi-dan-pengertian-informasi.html
)
Definisi Psikologi
Ernest Hilgert (1957) mengatakan ”
Psychology may be defined
is the science that studies thebehavior of man and other animal
” yang artinya adalah psikologi
didefinisikan sebagai ilmu
yang mempelajari tingkah laku
tingkah laku manusia dan hewan lainnya.
Geoge A. Miller (1974:4)
mengatakan :
”Psichology is the science that attamp to discribe, predict, and control
mental and behavior events” artinya adalah psikologi adalah ilmu yang
mencoba
menjelaskan, memprediksi, dan
mengontrol mental dan tingkah laku.
Clifford T. Morgan mengatakan
” Psychology is the science of human and animal behavior ”
atinya, Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia
dan hewan.
Robert S.Woodworth dan Marquis
mengatakan
”Psychology is the scientific studies of indiviual activities
relation to the inveronment
” artinya Psikologi merupakan
keilmuan yang
mempelajari tentang aktifitas
individu dalam hubungan dengan alam sekitarnya. Seperti yang telah disebutkan
di atas bahwa masing masing ahli memberikan pendapatnya masing masing sehingga
timbullah berbagai definisi. Namun menurut Alex Sobur dari beberapa pendapat
diatas adalah pendapat George A. meller yang dianggap definisi yang relatif
mencakup semuanya.
(http://www.academia.edu/4391882/Definisi_Psikologi_Menurut_Para_Ahli)
Kesimpulan
Sistem Infromasi Psikologi
Merupakan suatu bidang
kajian ilmu yang mempelajari tentang hbungan antara ilmu psikologi itu sendiri
dalam kaitannya dengan penggunaan komputer beserta aplikasinya dalam bidang
ilmu psikologi.
B. KOMPUTER & KOGNISI MANUSIA
ARSITEKTUR KOMPUTER
( http://dessydemasi.blogspot.com/2016/04/arsitektur-komputer.html)
Arsitektur
komputer ialah suatu ilmu dan juga seni tentang tata cara interkoneksi antara
berbagai macam komponen perangkat keras atau hardware agas bisa melahirkan sebuah
komputer melengkapi kebutuhan fungsional, kinerja dan juga target keuangannya.
Dalam hal bidang teknik komputer, artsitektur komputer diartikan sebagai suatu
ilmu yang tujuannya adalah untuk merancang sebuah sistem komputer.
Komponen-komponen Arsitektur Komputer
1. Unit masukan (Input Unit)
Berfungsi untuk menerima masukan (input) kemudian
membacanya dan diteruskan ke memory / penyimpanan.
2. Unit kontrol (Control Unit)
Berfungsi untuk melaksanakan tugas pengawasan dan
pengendalian seluruh sistem komputer.
3. Unit logika dan aritmatika (Arithmetic &
Logical Unit / ALU)
Berfungsi untuk melaksanakan pekerjaan perhitungan atau
aritmatika & logika seperti menambah, mengurangi, mengalikan, membagi dan
memangkatkan.
4. Unit memori / penyimpanan (Memory / Storage Unit)
Berfungsi untuk menampung data/program yang diterima dari
unit masukan sebelum diolah oleh CPU dan juga menerima data setelah diolah oleh
CPU yang selanjutnya diteruskan ke unit keluaran.
5. Unit keluaran (Output Unit)
Berfungsi untuk menerima hasil pengolahan data dari CPU
melalui memori.
STRUKTUR KOGNISI MANUSIA
Menurut
Piaget (1896) struktur kognitif merupakan mental framework yang dibangun
seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan menginterpretasi,
mereorganisasi, serta mentransformasikannya. Struktur kognitif seseorang tidak
lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan.
Struktur kognitif yang terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu
stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau
pengetahuan pun akan terus berkembang.
Fungsi dari struktur kognisi manusia antara lain,
struktur pembanding, dimana otak manusia memproses dan membandingkan informasi
dengan cara mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan dari informasi-informasi
yang didapat, yang kedua adalah struktur representasi symbol dan mengubahnya
menjadi sebuah informasi (termasuk bahasa verbal dan non verbal), yang
ketiga adalah struktur alasan logis yang digunakan untuk mengubah pikiran yang
abstrak menjadi pikiran yang sistematis sehingga informasi lebih mudah untuk
dipahami.
Komponen-Komponen Struktur Kognisi Manusia
1. Komponen Skema / Struktur Kognitif
Adalah proses atau cara mengorganisir dan merespons
berbagai pengalaman. Atau suatu pola sistematis dari tindakan, perilaku,
pikiran, dan strategi pemecahan masalah yang memberikan suatu kerangka
pemikiran dalam menghadapi berbagai tantangan dan jenis situasi.
2. Komponen Adaptasi / Struktur Fungsional
Piaget menggunakan istilah ini untuk menunjukkan
pentingnya pola hubungan individu dengan lingkungannya dalam proses perkembangan
kognitif. Piaget yakin bahwa bayi manusia ketika dilahirkan telah dilengkapi
dengan kebutuhan-kebutuhan dan juga kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan
lingkungannya.
Menurut Piaget, ada tiga proses adaptasi yaitu:
2.1 Asimilasi
Integrasi antara
elemen-elemen eksternal (dari luar) terhadap struktur yang sudah lengkap pada
organism. Asimilasi terjadi ketika individu menggunakan informasi baru ke dalam pengetahuan mendalam yang sudah ada.
organism. Asimilasi terjadi ketika individu menggunakan informasi baru ke dalam pengetahuan mendalam yang sudah ada.
2.2 Akomodasi
Menciptakan langkah baru atau
memperbarui atau menggabung-gabungkan istilah lama untuk menghadapi tantangan baru. Akomodasi
kognitif berarti mengubah struktur kognitif yang telah dimiliki sebelumnya untuk disesuaikan
dengan objek stimulus eksternal.
2.3 Equilibrasi
Equilibrasi adalah
penyesuaian berkesinambungan antara asimilasi dan akomodasi.
HUBUNGAN ANTARA ARSITEKTUR KOMPUTER DENGAN STRUKTUR
KOGNISI MANUSIA
Komputer dan kognisi memiliki persamaan dalam hal
memproses informasi. Jika dikaitkan dengan arsitektur komputer yang memiliki
pengertian sebagai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari
suatu sistem komputer, maka kognisi manusia pun mampu melakukan sebuah
perencanaan dan turut berperan penting dalam pembuatan suatu sistem dari
komputer.
Manusialah yang menciptakan komputer dengan sistem yang
menyerupai kognisi manusia dengan maksud mempermudah manusia dalam
pekerjaannya. Karena manusia memiliki otak yang melakukan proses memperoleh
pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat,
menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan, berbahasa yang disebut
sebagai kognisi. Hal ini juga behubungan dengan kognitif manusia dalam
mengingat informasi.
KELEBIHAN ARSITEKTUR KOMPUTER DIBANDING STRUKTUR KOGNISI
MANUSIA.
1. Memiliki processor yang berjumlah lebih dari satu,
bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user), bisa membuka beberapa
aplikasi dalam waktu bersamaan.
2. Komputer juga dapat menerapkan dan mengikuti aturan
dengan lebih konsisten dan menghasilkan kesalahan yang lebih sedikit
dibandingkan dengan manusia.
3. Komputer dapat melakukan perhitungan angka yang rumit
dengan lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan dengan kemampuan manusia.
KEKURANGAN ARSITEKTUR KOMPUTER DIBANDING STRUKTUR KOGNISI
MANUSIA
1. Otak manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk
mempelajari peraturan-peraturan baru, hubungan-hubungan, konsep-konsep dan
pola-pola yang dapat digeneralisasikan pada situasi-situasi baru. Sedangkan
komputer memiliki kemampuan yang terbatas untuk mempelajari sesuatu bahkan
mengeneralisasikan sesuatu.
2. Komputer tidak memiliki kemampuan untuk
mengembangkan tujuan-tujuan pembelajaran yang baru.
3. Komputer tidak dapat merespon informasi yang
ambigu.
Sumber :
B.R. Hergenhahn & Matthew H. Olson, Theories of
Learning, terj. Tri Wibowo.
http://m.kompasiana.com/anna1995/otak-vs-komputer_54f977c3a33311d2648b46be
Solso, R., Maclin,O., K. (2007). Psikologi Kognitif
edisi ke delapan. Jakarta: Penerbit Erlangga.
http://lecturer.eepis-its.edu/~setia/Modul/ArKom/Pertemuan%2001
http://lulu_mawadah.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/41707/Komponen+Utama+dan+Arsitektur+Komputer.pptx
http://www.ascd.org/publications/books/107024/chapters/Cognitive-Structures@-What-They-Are-and-Why-They-Matter.aspx
C. CBIS dan
Evolusinya
(http://nuruldiniindriyani.blogspot.com/2013/07/penerapan-computer-based-information.html)
CBIS (Computer
Based Information System)
merupakan sebuah sistem yang terintegrasi,
sistem-manusia-mesin yang memanfaatkan perangkat keras, perangkat lunak, database dan prosedur yang bertujuan untuk
menyediakan informasi yang mendukung kegiatan organisasi. CBIS ini juga
terdapat beberapa jenis evolusi.
Evolusi perkembangan sistem informasi berbasis komputer ada beberapa tahap
yaitu :
a.
Tahap ke-1
Awalnya komputer digunakan untuk aplikasi akuntansi (pengolahan data
elektronik / EDP). Pada tahap ini aplikasi Accounting Information System (AIS)
menggunakan computer hanya untuk pengolahan data perusahaan yang bersifat
sederhana, di mana informasi untuk manajemen masih merupakan produk sampingan.
Dalam bahasa Indonesia disebut juga Sistem Informasi Akuntansi (SIA).
b.
Tahap ke-2
Muncul konsep SIM (Sistem Informasi Managemen) yaitu menghasilkan
informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya. SIM
merupakan suatu sumber daya organisasi yang menyediakan informasi pemecahan
masalah bagi sekelompok manajer secara umum mewakili suatu unit organisasi
seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional.
c.
Tahap ke-3
Ilmuwanan dari MIT (Messachusetts IT) memformulasikan sistem pendukung
keputusan atas DSS. DSS ( Decision Support System) adalah penghasil informasi
yang ditujukan untuk suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer
serta pengambilan keputusan.
d.
Tahap ke-4
Berfokus pada komunikasi dengan adanya perkembangan OA (office
automation). Aplikasi OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di
antara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik,
seperti modem, faksimil, word-processing, electronic mail, dan desktop
publishing.
e.
Tahap ke-5
Berfokus pada
konsultasi dengan berkembangnya kecerdasan buatan (AI) adanya Sistem pakar
(expert systems) yaitu sistem yang menyediakan layanan seperti layaknya
seorang konsultan manajemen
Terdapat 5 jenis evolusi CBIS,
kelima jenis tersebut adalah Sistem Informasi Akuntansi (SIA), Sistem Informasi
Manajemen (SIM), Sistem Operasi Perkantoran, Sistem Pendukung Keputusan dan
Sistem Pakar. Berikut ini akan dijelaskan mengenai kelima jenis evolusi CBIS
tersebut :
1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
SIA merupakan suatu rangkaian yang
berkaitan satu sama lain untuk mendapatkan informasi dari sebuah perusahaan
untuk melakukan proses pencatatan akuntansi. Tugas sistem informasi yaitu
pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data, dan menyediakan dokumen.
SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar
dan menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.
2. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
SIM sistem informasi yang digunakan
untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen,
dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.
Supaya informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi dapat berguna bagi
manajamen, maka analis sistem harus mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi
yang dibutuhkannya, yaitu dengan mengetahui kegiatan-kegiatan untuk
masing-masing tingkat (level) manajemen dan tipe keputusan yang diambilnya.
Berdasarkan pada
pengertian-pengertian di atas, maka terlihat bahwa tujuan dibentuknya Sistem
Informasi Manajemen atau SIM adalah supaya organisasi memiliki informasi yang
bermanfaat dalam pembuatan keputusan manajemen, baik yang meyangkut
keputusan-keputusan rutin maupun keputusan-keputusan yang strategis.
3. Sistem Operasi Perkantoran / Aitomatisasi Kantor
Otomasi perkantoran (Office Automation)
mencakup semua system elektronik formal dan informal yang terutama berkaitan
dengan komunikasi informasi dari orang-orang didalam maupun diluar perusahaan.
Kelompok pemakai OA adalah manajer, sekretaris, dan pegawai administrasi.
Tujuan dari OA untuk mengurangi biaya administrasi, pemecahan masalah, dan
pelengkap serta bukan pengganti. Beberapa contoh aplikasi OA yaitu pengolahan
kata, e-mail, voice mail, kalender elektronik, konferensi audio/video,
konferensi computer, imaging, dan desktop publishing.
4. Sistem Pendukung Keputusan
Sistem Pendukung Keputusan merupakan
suatu ystem interaktif yang mendukung keputusan dalam proses pengambilan
keputusan melalui alternatif-alternatif yang diperoleh dari hasil pengolahan
data, informasi dan rancangan model.
Karakteristik Sistem Pendukung
Keputusan
1. Mendukung proses
pengambilan keputusan, menitik beratkan pada management by perception
2. Adanya interface
manusia / mesin dimana manusia (user) tetap memegang control proses pengambilan
keputusan
3. Mendukung
pengambilan keputusan untuk membahas masalah terstruktur, semi
terstruktur dan tidak terstruktur
4. Memiliki
kapasitas dialog untuk memperoleh informasi sesuai dengan kebutuhan
5. Memiliki
subsistem – subsistem yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga dapat
berfungsi sebagai kesatuan item
6. Membutuhkan
struktur data komprehensif yang dapat melayani kebutuhan informasi seluruh
tingkatan manajemen
Tujuan
§ Meningkatkan efektifitas manajer dalam pembuatan keputusan
dan bukan peningkatan efisiennya.
§ Memberikan dukungan pembuatan keputusan kepada manajer pada
semua tingkat dengan membantu integrasi antar tingkat.
§ Memberikan dukungan untuk pembuatan keputusan pada masalah
yang semi/tidak terstruktur.
5. Sistem Pakar / Expert Sistem
Sistem pakar adalah sistem yang berusaha
mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer. Dimana komputer tersebut ditujukan
agar dapat menyelesaikan masalah seperti apa yang biasa dilakukan oleh para
ahli. Selain itu di dalam sistem pakar terdapat keuntungan, kelemahan dan
bentuk sistem.
Keuntungan Sistem Pakar :
§ Bisa melakukan proses berulang secara otomatis.
§ Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
§ Meningkatkan output dan produktivitas.
§ Meningkatkan kualitas.
Kelemahan Sistem Pakar :
§ Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat
mahal.
§ Sulit dikembangkan.
§ Sistem pakar tidak 100% bernilai benar.
Bentuk Sistem Pakar :
§ Berdiri sendiri: Merupakan software yang berdiri sendiri,
tidak tergabung dalam software lain.
§ Tergabung: Merupakan bagian program yang terkandung di dalam
suatu algoritma (konvensional).
§ Menghubungkan ke software lain: Bentuk ini biasanya
merupakan ystem pakar yang menghubungkan ke suatu paket program tertentu,
misalnya DBMS.
Kesimpulan
CBIS (Computer Based Information
System) merupakan sebuah sistem yang terintegrasi, sistem-manusia-mesin
yang memanfaatkan perangkat keras, perangkat lunak, database dan
prosedur yang bertujuan untuk menyediakan informasi yang mendukung kegiatan
organisasi.
Dalam CBIS ini ada 5 tahapan
evolusi, yaitu SIA, SIM, Sistem Operasi Perkantoran, Sistem Pendukung Keputusan
dan Sistem Pakar.
Referensi :



Tidak ada komentar:
Posting Komentar